Search for
Login | Username Password Forgot? | Email: | Create Account
Non English | Entries: 44 | Views: 35 | Modified: 4 years ago | | Add to My Feeds
Report

Gubernur Kalsel, H Rudy Ariffin menyerahkan penghargaan kepada pihak-pihak yang dinilai peduli terhadap lingkungan, mulai Pemerintah Daerah, perusahaan, badan, instansi sampai perorangan.

Penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten/Kota berupa penyerahan Piala Adipura untuk Kota Banjarbaru dan Kabupaten Tanah Laut, Sertifikat Best Effort untuk Kota Banjarmasin.

Penghargaan lainnya kepada perusahaan yang mendapat nilai terbaik dari hasil penilaian kinerja pengelolaan lingkungan (proper) dari 8 perusahaan, penghargaan Adiwiyata, Kalpataru, dan penghargaan bagi siswa pemenang lomba berkait Peringatan Hari Lingkungan Hidup Kalsel 2009.

Penghargaan Adiwiyata yang di berikan kepada sekolah karena dianggap berbudaya bersih, penghargaan Kalpataru untuk individu yang dinilai telah mengabdi di bidang lingkungan.

Tujuan dari pemberian penghargaan, disamping sebagai apresiasi dari Pemprov Kalsel terhadap masyarakat yang peduli dan berprestasi di bidang lingkungan, juga untuk mengingatkan pentingnya kesadaran lingkungan hidup.

Dalam pidato sambutannya, Rudy Ariffin mengingatkan, kerusakan alam yang terjadi saat ini merupakan perlakuan manusia yang tidak memperhatikan aspek-aspek lingkungan.

Akibatnya sering terjadi bencana alam seperti banjir, tanah longsor, sampai kebakaran lahan atau hutan yang terkadang pada kawasan tertentu, terjadi secara berulang-ulang setiap tahun.

“Bencana yang terjadi setiap tahun ini hendaknya memberikan kesadaran bagi kita,” ujarnya.

Lebih lanjut disebutkan, kerusakan lingkungan juga tidak lepas dari faktur manusia yang tidak mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pengambilan potensi alam seperti bahan galian dilakukan semaunya tanpa mempertimbangkan dampaknya lebih jauh.

Adipura untuk Masyarakat
Terkait dengan penyerahan piala Adipura, Wali Kota Banjarbaru, Rudi Resnawan berjanji akan memberikan penghargaan atau bonus kepada petugas, pejabat atau masyarakat lainnya yang dinilai bekerja keras dalam menjaga lingkungan kota yang bersih.

“Kita akan memberikan bonus, bentuknya nanti bagaimana yang sesuai peraturan, mengeluarkan uang sekarang tidak gampang, harus ada aturannya,” ujarnya.

Rudi Resnawan mengakui, keberhasilan Kota Banjarbaru mendapat piala Adipura merupakan kerjasama Pemerintah dan masyarakat.

“Adipura milik masyarakat, bukan Pemerintah,” ujarnya.

Terkait dengan kondisi lingkungan, dia merasa prihatin karena pencemaran lingkungan masih terjadi dibanyak tempat. Hal ini menyebabkan kondisi yang kurang sehat, tidak nyaman dipandang karena kotor.

Sebelum acara ditutup, Rudi Resnawan menyerahkan piala Adipura yang baru diterimanya dari Gubernur untuk diarak keliling kota dan secara bergiliran piala diserahkan kepada tiap Pemerintah tingkat Kecamatan.

Sumber tulisan: http://istana.ri.go.id/id/index.php/content/view/347/875/www.bengkulu.go.id/index.php?option=com_content&task=view&id=10306&Itemid=829


More from Calon Walikota Banjarbaru 2010-2015

Mantra Orang Banjar 09 Jul 13

^ Back To Top