Polisi berhasil menangkap Pelaku Perampokan yang terjadi di rumah Yanto di Jalan Koja IV No 10 A, Kukusan, Beji, Depok.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) maupun rekonstruksi, pembantu Yanto, Setya, yang semula menjadi korban perampokan, adalah pelaku tunggal yang sebenarnya.
Setya bahkan merekayasa seluruh kejadian dari mulai mengarang cerita terkait dua perampok berkerudung yang datang menyatroninya, hingga bualan pemerkosaan yang dilakukan oleh para perampok.
Kapolsek Beji Depok AKP Ngadi mengatakan dari hasil uji laboratorium polisi, cairan yang awalnya diduga sperma ternyata negatif. Selain itu, kata Ngadi, Setya terbukti kebingungan saat diintrograsi oleh pihak polisi.
“Kami tetap lakukan tindak kepolisian, tapi semuanya terbukti rekayasa, pelaku sendiri yang mengarang cerita, banyak pengakuan yang tidak klop dengan hasil penyelidikan dan keterangan majikan,” ujarnya kepada okezone, Sabtu (04/12/10).
Ngadi menegaskan, kini pihaknya sudah menahan Setya karena terbukti melakukan tindak kejahatan dan sudah mencuri 25 gram perhiasandan sebuah telepon genggam. Setya, kata Ngadi, juga berpura–pura pingsan dan melepas celana dalamnya saat majikannya pulang ke rumah.
“Intinya semua cerita bohong dan di karang pelaku, tidak ada perkosaan ataupun dua pelaku perampokan dengan berbusana muslim,” tandasnya. Demikian catatan online Kualatungkalboy tentang Pelaku Perampokan.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) maupun rekonstruksi, pembantu Yanto, Setya, yang semula menjadi korban perampokan, adalah pelaku tunggal yang sebenarnya.
Setya bahkan merekayasa seluruh kejadian dari mulai mengarang cerita terkait dua perampok berkerudung yang datang menyatroninya, hingga bualan pemerkosaan yang dilakukan oleh para perampok.
Kapolsek Beji Depok AKP Ngadi mengatakan dari hasil uji laboratorium polisi, cairan yang awalnya diduga sperma ternyata negatif. Selain itu, kata Ngadi, Setya terbukti kebingungan saat diintrograsi oleh pihak polisi.
“Kami tetap lakukan tindak kepolisian, tapi semuanya terbukti rekayasa, pelaku sendiri yang mengarang cerita, banyak pengakuan yang tidak klop dengan hasil penyelidikan dan keterangan majikan,” ujarnya kepada okezone, Sabtu (04/12/10).
Ngadi menegaskan, kini pihaknya sudah menahan Setya karena terbukti melakukan tindak kejahatan dan sudah mencuri 25 gram perhiasandan sebuah telepon genggam. Setya, kata Ngadi, juga berpura–pura pingsan dan melepas celana dalamnya saat majikannya pulang ke rumah.
“Intinya semua cerita bohong dan di karang pelaku, tidak ada perkosaan ataupun dua pelaku perampokan dengan berbusana muslim,” tandasnya. Demikian catatan online Kualatungkalboy tentang Pelaku Perampokan.
